UPP Malili Optimistis Capai Target PNBP 2021

0
24
Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Malili, Luwuk Timur, Sulawesi Selatan, Muhammad Ridwan (baju batik) saat berkunjung ke UPP Kelas II Siwa terkait program padat karya, Sabtu (19/6/2021). Foto: up2date.co.id

PALOPO (Up2date.co.id) – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Malili, Luwuk Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan optimistis memenuhi target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2021 yang ditetapkan oleh kantor pusat di Jakarta.

“Melihat capaian perolehan hingga Juni ini, kami optimistis dapat mencapai target PNBP 2021,” kata Kepala UPP Kelas II Malili, Muhammad Ridwan di sela pembukaan kegiatan Program Padat Karya di Pelabuhan Tanjung Ringgit, Palopo, Sulsel, Sabtu (19/6/2021).

Ridwan mengatakan, kantor pusat menetapkan PNBP yang harus dicapai oleh UPP Malili selama tahun 2021 sebesar Rp3,2 Miliar.

Kegiatan bongkar muat di salah satu pelabuhan Malili, Luwuk Timur, Sulawesi Selatan. Foto: batarapos

Hingga Juni ini, telah berhasil memasukan PNBP ke kas negara sebesar Rp2,5 miliar.

Ia optimistis hingga akhir tahun ini sisa target PNBP sebesar Rp750 juta dapat dicapai.

“Bahkan prediksi saya bisa terlampaui,” ujar Ridwan yang didampingi oleh Kasubag Humas Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Sriyadi.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Malili, Sulawesi Selatan, Muhammad Ridwan (baju batik), menyaksikan kegiatan masyarakat melakukan pengecatan dalam program padat karya tiga UPP yang dibuka secara resmi di Pelabuhan Tanjung Ringgit, Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/6/2021).

Ridwan menjelaskan, pendapatan PNBP UPP Malili sebagian besar berasal dari kegiatan kepelabuhanan, yaitu Pelabuhan Lampia dan Terminal Khusus (Tersus).

Pelayanan Pelabuhan Lampia mayoritas terkait dengan kegiatan pengangkutan Crude Palm Oil (CPO). Sedangkan Tersus melayani kegiatan ekspor nikel.

Ridwan menegaskan, sesuai arahan Dirjen Perhubungan Laut dan instruksi pimpinan dari kantor pusat, seluruh pelayanan di Pelabuhan Malili dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Semua biaya pelayanan kepelabuhanan masuk ke rekening negara dalam bentuk PNBP,” jelasnya.

Program padat karya tiga UPP di Sulawesi Selatan.

Ridwan juga selalu menekankan kepada seluruh pegawai UPP Malili untuk meningkatkan kinerja dan sungguh-sunggung berbakti kepada negara dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati.

Untuk menjamin lingkungan pelabuhan steril dari covid-19 dan turut serta membantu negara memberantas pandemi, UPP Malili menerapkan prorokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

“Alhamdulillah seluruh pegawai UPP Malili telah menjalani vaksinasi Covid-19,” tutup Ridwan. (Aliy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here