Sekolah Kedinasan Kemenhub Perpanjang Waktu Pendaftaran

0
27
Salah satu sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan, Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi, Jawa Timur. Foto: twitter

JAKARTA (Up2date.co.id) – Pendaftaran sekolah kedinasan Tahun Anggaran 2021/2022 telah resmi ditutup tanggal 30 April 2021, namun sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan diperpanjang pendaftarannya hingga 4 Mei 2021.

Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), M. Yugihartiman, membenarkan adanya perpanjangan waktu pendaftaran sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan tersebut.

“Pendaftaran SIPENCATAR Jalur Reguler Pola Pembibitan Tahun 2021 yang semula ditutup pada tanggal 30 April 2021 pukul 23.59 WIB diperpanjang sampai 4 Mei 2021 pukul 23.59 WIB. Hal ini tertuang pada pengumuman Nomor PG.02/BPSDMP/2021 tertanggal 30 April 2021 yang dapat diunduh pada laman resmi sipencatar”, ungkap Yugihartiman.

Yugihartiman menjelaskan bahwa perpanjangan waktu ini dapat memberikan kesempatan kepada para lulusan SMA sederajat yang belum membuat akun SSCASN dikdin untuk mendaftar, serta kepada pendaftar yang belum menyelesaikan dokumen persyaratan pendaftaran hingga tahap akhir.

Sebagaimana diketahui, pada tahun ini, Kementerian Perhubungan membuka peluang bagi putra putri terbaik Indonesia lulusan SMA /sederajat, untuk dapat mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Taruna/i (Sipencatar) Pola Pembibitan Kemenhub dan Pola Pembibitan Pemerintah Daerah, dengan formasi sebanyak 3.210 formasi.

“Pada tahun ini, Kementerian Perhubungan menyediakan sebanyak 3.210 formasi untuk calon taruna dan taruni di seluruh Indonesia, yang akan menempuh pendidikan di 21 sekolah di lingkungan BPSDMP. Selanjutnya setelah lulus para taruna dan taruni akan direkrut menjadi ASN Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah,” jelas Yugihartiman.

Adapun 21 sekolah tersebut yaitu:
* Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
* Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
* Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
* Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
* Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PTKJ) Tegal
* Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltrans SDP) Palembang
* Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
* Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
* Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
* Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
* Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatra Barat
* Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten
* Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh
* Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara
* Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong
* Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong
* Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar
* Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan
* Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya
* Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura
* Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang

Yugihartiman juga menambahkan, bahwa saat ini masih terbuka lebar peluang untuk bisa bergabung menjadi taruna transportasi di beberapa Perguruan Tinggi yang persaingannya belum terlalu ketat antara lain Poktekpel Sorong, Poltekbang Jayapura, Poltekpel Malahayati, Poltekpel Surabaya dan Poltekbang Makassar.

Pada seleksi SIPENCATAR tahun ini, pendaftar hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang disediakan. Khusus untuk Pola Pembibitan Pemda, akan dipilih calon taruna yang memiliki domisili sesuai wilayah formasi Program Studi Pemerintah Daerah.(Ayub)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here