Dirjen Hubla Bilang Aplikasi Sehati Diapresiasi Banyak Pihak

0
25
Aplikasi Sehati, fasilitas Ditjen Hubla untuk perizinan Terminal Khusus (Tersus) dan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Foto: hubla/up2date.co.id

JAKARTA (up2date.co.id) – Terobosan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam hal perizinan Terminal Khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) menjadi berbasis online melalui Sistem Elektronik Perhubungan Laut Terintegrasi (Sehati) mendapat sambutan dari banyak pihak.

“Ditjen Hubla memperoleh apresiasi dari berbagai kalangan yaitu diantaranya PT Pertamina, PT Asia Madura, PT Antam dan dari masyarakat maritim,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo melalui keterangan tertulis yang diterima up2date.co.id di Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Agus mengungkapkan, Sehati berawal dari sebuah ide untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Terutama di era serba cepat seperti saat ini, dimana ketersediaan layanan berbasis online dan realtime menjadi tuntutan masyarakat, termasuk dalam hal perizinan.
 
“Melalui layanan perizinan online maka proses pengurusan menjadi lebih mudah, cepat, menghemat waktu, biaya, tenaga, serta seluruh proses dapat diawasi kapan saja dan di mana saja. Tentu ini menghadirkan suatu kemudahan baru,” ujar Agus.
 
Dari tahun ke tahun, jumlah permohonan perizinan pembangunan dan pengembangan Tersus/TUKS di Indonesia terus meningkat. Di era Revolusi Industri 4.0 saat ini, semua proses layanan dituntut untuk seba cepat, praktis dan akuntabel dengan memanfaatkan Teknologi, Informasi dan Komunikasi. Demikian juga dalam pengurusan perizinan Tersus/TUKS harus cepat dan tidak berbelit-belit.
 
Peluncuran Layanan Perizinan Tersus dan TUKS dalam Aplikasi Sehati ini pun merupakan salah satu solusi dimasa pandemi ini dimana manfaat yang diberikan kepada badan usaha dan masyarakat terasa lebih signifikan. Hal ini juga menjadi salah satu upaya untuk membantu memutus penyebaran Covid-19, dengan mengurangi frekuensi pemberian layanan secara tatap muka.

“Oleh karena itu kami menghadirkan layanan Sehati dan apresiasi ini menjadi cambuk motivasi agar kami selaku regulator dapat terus lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.(Dini)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here