Industri Non Strategis Tetap Operasi Waktu PSBB, Gerindra Pertanyakan Surat Izin Kemenperin

0
36
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Obon Tabroni. Foto: kspi.or.id

JAKARTA (up2date.co.id) – Beberapa industri yang tidak strategis tetap masih beroperi di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Melihat hal itu, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Obon Tabroni mempertanyakan surat yang di keluarkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terkait izin operasional dan mobilitas kegiatan Industri kepada beberapa perusahaan tertentu untuk tetap berproduksi dalam situasi pandemi corona (Covid-19).

“Apa dasar penerbitan surat tersebut? Bagaimana prosesnya? Apakah sudah ditinjau langsung untuk meyakinkan perusahaan tersebut aman?” Kata Obon Tabroni melalui keterangannya, Rabu (15/4/2020).

Selain itu, Obon Tabroni juga mempertanyakan perusahaan industri apa saja yang boleh beroperasi ditengah pandemi corona.

Sebab, kata dia, beberapa perusahaan yang dinilai tidak strategis masih tetap diizinkan berproduksi oleh Kemenperin.

“Semangat kita saat ini adalah mengurangi aktifitas dan mobilitas. Kalau perusahaan masih dibolehkan beroperasi, lantas apa urgensinya PSBB?” Tanya dia.

Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan, pemberian surat keterangan atau izin operasional dan mobilitas kegiatan Industri kepada beberapa perusahaan sangat tidak logis.

Sebab, konsekuensi dari pemberian izin operasional dan mobilitas kegiatan Industri, maka buruh-buruh pun harus datang ke pabrik dan kerumunan orang, baik di jalan (angkutan umum) dan tempat kerja tidak terhindarkan.

“Pasar-pasar kecil ditutup, pedagang tidak boleh berjualan, akses transportasi dibatasi. Tetapi pabrik dibebaskan tetap berjalan. Ini nggak logis,” katanya.(Arya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here