Gubernur Banten Apresiasi Bantuan APD dan Alkes dari Angkasa Pura II

0
102
PT Angkasa Pura II (AP II) menyerahkan sejumlah alat perlindungan diri (APD) dan alat kesehatan (Alkes) kepada sejumlah RSU di Banten, Rabu (15/4/2020). Foto: Dok. AP II

JAKARTA (up2date.co.id) – Gubernur Banten Wahidin Halim mengapresiasi bantuan yang disalurkan oleh PT Angkasa Pura II (AP II) berupa alat perlindungan diri (APD) dan alat kesehatan (Alkes) kepada sejumlah RSU untuk penanganan Covid-19.

“Saya sangat senang sekali PT Angkasa Pura II memberikan bantuan. Berapa pun besar/kecilnya bantuan, yang penting terpanggil karena kemanusiaan. Ada tangung jawab moral bahwa memang krisis covid-19 ini harus menjadi perhatian,” ujar Wahidin Halim, Rabu (15/4/2020).

Bantuan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kebandarudaraan ini berupa hand glove (160 boks), hazmat (4.000 pcs), sepatu boots (108 pcs), thermal gun (20 buah), masker surgical (280 boks), dan wetkins (150 buah).

“Director of Finance PT Angkasa Pura II Wiweko Probojakti mengatakan perseroan berharap bantuan yang disalurkan dapat memperkuat ketersediaan APD dan peralatan medis di Banten.

“Pandemi Covid-19 ini menghadirkan tantangan bagi kita semua, dan sudah seharusnya kita bersatu untuk mengatasinya. Semoga APD dan perlengkapan medis yang disalurkan hari ini dapat mencukupi kebutuhan penanganan Covid-19 di Banten,” katanya.

AP II juga sudah ditetapkan sebagai Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN untuk wilayah Banten. Sejalan dengan hal tersebut, perseroan mengkoordinasikan BUMN lain di wilayah Banten untuk dapat membantu penanganan Covid-19.

“PT Angkasa Pura II berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjalankan berbagai program dalam rangka membantu penanganan pandemi ini,” jelas Wiweko Probojakti.

Untuk turut mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PT Angkasa Pura II saat ini sudah menetapkan status Minimum Operation terhadap Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

Melalui status Minimum Operation, Soekarno-Hatta hanya membuka layanan di Terminal 1A, Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 3. Sementara itu, Terminal 1B, 1C, dan 2F tidak dioperasikan.
Dengan demikian, alur penumpang di bandara dapat dikondisikan dan personel di lapangan juga bisa menerapkan kerja dari rumah (work from home/WFH) sehingga menjaga physical distancing di Soekarno-Hatta.(Addin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here