Golkar Tolak Pengalihan Dana Haji untuk Covid-19

0
36
Anggota Komisi VIII DPR RI F-PG, Idah Syahidah.

JAKARTA (Up2date.co.id) – Usulan pengalihan dana haji untuk penanggulangan wabah covid-19 mendapat penolakan dari Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Idah Syahidah. Dana Haji adalah harta pribadi dari hak khusus masyarakat, Jadi harta tersebut bukan harta umum.

“Dana yang disetorkan Jemaah Haji ke bank itu akadnya adalah untuk berangkat haji terkait mengurusi jual-beli barang dan jasa, baik berupa visa, tiket pesawat, hotel, bus, konsumsi, dan lain-lain. Jadi bukan untuk penanganan Virus Corona,” kata Idah Syahidah di Jakarta, Minggu (12/4/2020).

Ditegaskannya, Dana Haji berbeda dengan dana Hasil pajak. Sebab dana Hasil Pajak merupakan harta umum atau milik bersama dan itu dikelola oleh negara dalam bentuk APBN, sehingga dana tersebut bisa digunakan untuk kepentingan umum seperti penanganan Covid-19.

“Umat muslim yang mau berangkat menunaikan rukun Islam kelima itu bermacam latar belakangnya. Dan mereka mengumpulkan uang mungkin ada yang berpuluh-puluh tahun. Jadi, sangat tidak tepat digunakan untuk hal lain,” kata Idah.

Meski dana Haji saat ini sedang dititipkan kepada negara yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), tapi bukan berarti dana itu dapat seenaknya dipergunakan pemerintah diluar kebutuhan si pemilik.

Idah melanjutkan, Pada kesempatan ini, Idah memberikan solusi yaitu pemanfaatan sebagian hasil investasi dana haji dari jamaah yang telah melunasi dana haji.

“Mungkin dana dari hasil investasi haji bisa digunakan untuk membantu penanganan COVID-19. Membantu masyarakat, memberikan keperluan untuk pencegahan COVID-19. Tapi, kalau pakai dana haji, bukan hasil investasi, saya sangat tidak setuju,” katanya.

Lagi pula, Komisi VIII DPR RI hingga saat ini belum memutuskan apakah penyelenggaraan haji tahun 2020 akan ditunda atau dilanjutkan. Hal tersebut, Karena pemerintah arab Saudi hingga kini belum memutuskan akan membuka atau menutup pelaksanaan ibadah haji.

Sebelumnya, Kementerian Agama akan mengkaji usulan soal pengalihan dana haji untuk penanganan Covid-19. Usulan itu disampaikan bila haji tahun ini diputuskan ditunda oleh Arab Saudi.

“Tentang kemungkinan haji ditunda mungkin dananya bisa dialihkan untuk covid-19. Mungkin akan kita kaji lagi lebih lanjut nanti,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam rapat daring bersama Komisi VIII DPR RI.

Usulan ini muncul dari anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Nanang Samodra. Menurut Nanang, usulan ini berlaku bila penyelangaraan haji tahun ini tertunda. (Azzah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here