Cegah Corona Masuk Pesantren, Pimpinan Lockdown Pondok Modern Gontor

0
178

GONTOR (up2date.co.id) – Demi mencegah virus corona (covid-19) masuk pesantren dan melindungi santri, guru, dan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), pimpinan pondok memberlakukan karantina atau lockdown pondok pesantren Gontor yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kejijakan lockdown yang mulai diberlakukan sejak Minggu (15/3/2020) ini dituangkan dalam Maklumat Pimpiman Pondok No. 3/PMDG/VII/1441 dan ditandatangani langsung oleh KH. Hasan Abdullah Sahal.

Melalui maklumat tersebut, seluruh wali santri dilarang mudifah atau berkunjung dan bertamu ke pondok, termasuk menjenguk santri hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Jika terpaksa harus berkunjung, maka harus ada pengecekan suhu badan dengan thermal gun dan sterilisasi, baik dengan hand sanitizer maupun disinfektan lainnya.

Pihak pondok juga melarang wali santri mengirim paket dalam bentuk apa pun. Jika terpaksa kirim, maka paket tersebut harus disterilisasi terlebih dahulu.

Kepada pengurus, wajib melakukan penjagaan di pintu masuk pondok selama 24 jam. Kemudian menyediakan dan mendistribusikan disinfektan, sanitizer, dan thermal gun serta masker ke tempat-tempat yang dianggap perlu.

Maklumat itu juga melarang para santri dan guru untuk melakukan perjalan ke luar pondok.

Selanjutnya melibatkan tenaga kesehatan pondok untuk mengintensifkan pengawasan terhadap kondisi santri, guru, dan karyawan yang sakit.

Menghindari kontak fisik langsung seperti bersalaman, berpelukan, cium tangan, dan kegiatan massal.

Juga selalu menjaga kebersihan dengan berwudlu dan cuci tangan dengan sabun.

“Sebagai bentuk ikhtiar lainnya agar terhindar dari penyakit ini, membaca doa terhindar dari penyakit menular,” tutup KH. Hasan Abdullah Sahal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here