KNKT Gelar Accident Review Forum Manajemen Keselamatan Angkutan Umum

0
82

Cirebon (up2date.co.id) – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menggelar kegiatan Accident Review Forum (ARF) tentang manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum di Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (5/3).

ARF yang mengambil tema “Komitmen Keselamatan Perusahaan Angkutan Penumpang Umum dengan Implementasi Sistem Manajemen Angkutan Umum yang Baik dan Berkualitas” ini sebagai upaya KNKT untuk meningkatkan komitmen perusahaan angkutan umum terhadap keselamatan transportasi, khususnya angkutan jalan.

“Hingga saat ini sudah banyak perusahaan angkutan bus umum yang telah mengimplementasikan sistem manajemen keselamatan, tetapi tidak sedikit juga perusahaan yang masih belum menerapkan sistem manajemen keselamatan yang sesuai dengan rekomendasi KNKT,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Menurut Tjahjono, kecelakaan yang melibatkan angkutan publik memang masih kerap terjadi di tanah air. Berdasarkan analisis dari hasil investigasi KNKT pada peristiwa kecelakaan angkutan publik, setiap kecelakaan disebabkan oleh beberapa faktor alias bukan faktor tunggal.

Faktor yang paling dominan adalah perilaku pengemudi yang memacu kecepatan melebihi batas atau melanggar aturan lalu lintas. Selain itu pecah ban juga termasuk jadi penyebab kecelakaan yang tinggi. Termasuk juga pola pengaturan jam istirahat pengemudi oleh perusahaan yang masih kurang ideal.

“Ada pengemudi yang jam kerjanya lebih dari 8 jam non setop dan tempat serta waktu istirahat pengemudi yang belum baik,” ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut Tjahjono, KNKT terus mendorong perusahaan-perusahaan angkutan umum untuk memiliki Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) yang merupakan bagian dari pilar pertama Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK).

Untuk itu dia berharap kegiatan ARF ini dapat meningkatkan komitmen para pengusaha angkutan umum untuk semakin peduli kepada aspek keselamatan yang salah satu dibuktikan dengan memiliki dan mengimplementasikan SMK dengan sungguh-sungguh.

Dalam kegiatan ARF ini diisi dengan diskusi panel yang menampilkan nara sumber dari KNKT, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Global Road Safety Partnership-Indonesia Road Safety Partnership (GRSP-IRSP), dan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda).

Adapun pesertanya teridiri dari para Dinas Perhubungan di Jawa Barat, para pengusaha angkutan umum, dan para stakeholder terkait lainnya.(Has)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here