Ditjen Perkeretaapian Kembali Buka Program Mudik Motor Gratis Lebaran 2020

0
65

Jakarta (up2date.co.id) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen KA) Kementerian Perhubungan siap mengangkut 19.136 unit sepeda motor dalam program mudik gratis Lebaran tahun 2020.

“Jadi ada kenaikan sedikit dibandingkan mudik gratis tahun lalu yang mencapai 18.096 sepeda motor,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen KA Danto Restyawan saat jumpa pers mudik gratis sepeda motor menggunakan kereta api di Jakarta, Senin (2/3).

Danto mengatakan, program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli tiket kereta api mudik dengan syarat membawa motor yang diangkut secara gratis. Calon pengguna jasa dapat menitipkan motornya untuk selanjutnya diangkut dengan kereta api ke tujuan para pemudik di pulau Jawa.

“Program ini bertujuan untuk mengajak para pemudik motor beralih menggunakan angkutan kereta sehingga diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan jalan raya saat mudik lebaran. Melihat animo masyarakat yang tinggi dari tahun ke tahun, kami melihat ini sebagai bentuk kesadaran masyarakat untuk mudik dengan lebih aman dan nyaman,” kata Danto yang didampingi oleh Sekditjen Perkeretaapian Zumafendi dan Staf Khusus Menhub Bidang Publikasi Adita Irawati.

Lebih lanjut Danto mengatakan bahwa masyarakat yang berminat dengan program ini bisa mendaftar melalui dua cara yaitu :
Secara online mulai tanggal 26 Februari – 14 Mei 2020 melalui website: mudikgratis.dephub.go.id.

“Tempat duduk yang disediakan untuk program motis ini sebesar 63.540 tempat duduk. Dengan asumsi satu sepeda motor untuk 2 orang dewasa dan 1 orang anak usia hingga 11 tahun,” katanya.

Pendaftaran langsung di stasiun yang ditunjuk mulai tanggal 26 Februari – 28 April 2020, yang terdiri dari: Sta. Jakarta Gudang, Sta. Bekasi, Sta.Jatinegara, Sta.Kemayoran, Sta.Cikarang, Sta. Depok Baru dan Sta. Tangerang St. Cimahi dan Sta.Kiara Condong.

Untuk peserta motis yang mendaftar melalui layanan Motis contraflow/dari daerah, pendaftaran dimulai dari tanggal 16 Maret hingga 28 April 2020.

Pemerintah setiap tahun selalu berusaha agar masyarakat makin mudah dalam proses pendaftaran, verifikasi, penyerahan motor sampai pengambilannya saat balik. Untuk itu aplikasi yang digunakan untuk pendaftaran online juga makin disempurnakan.

Dengan mengikuti program Motis, para peserta akan mendapatkan kemudahan membeli tiket KA Ekonomi Komersial dan Kereta PSO (Publik Service Obligation) dengan maksimal pembelian sebanyak tiga tiket serta selama persediaan masih ada.

Sedangkan untuk waktu pengantaran ataupun pengangkutan Motis akan dimulai pada tanggal 16 Mei s.d. 21 Mei 2020. Kemudian dilanjutkan kembali pada tanggal 28 Mei s.d. 1 Juni 2020.

“Layanan Angkutan Motis ini sudah memasuki tahun ke-7. Biasanya di tanggal-tanggal favorit tiket kereta cepat habis. Oleh karena itu kami menghimbau agar masyarakat merencanakan dengan matang waktu mudiknya sehingga dapat memanfaatkan program Motis ini agar dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujar Danto.

Lintas pelayanan Motis tahun 2020 terbagi atas 3 lintas layanan yaitu :
a. Lintas Utara : Sta. Jakarta Gudang – Sta. Cikarang – Sta. Cirebon Prujakan – Sta. Tegal – Sta. Pekalongan – Sta. Semarang Tawang – Sta. Ngrombo – Sta. Cepu – Sta. Bojonegoro – Sta. Babat – Sta. Surabaya Pasarturi;
b. Lintas Selatan I : Sta. Jakarta Gudang – Sta. Cikarang – Sta. Cimahi – Sta. Kiaracondong – Sta. Sidareja – Sta. Kroya – Sta. Gombong – Sta. Kebumen – Sta. Kutoarjo;
c. Lintas Selatan II : Sta. Jakarta Gudang – Sta. Cikarang – Sta. Cirebon Prujakan – Sta. Purwokerto – Sta. Kroya – Sta. Kutoarjo – Sta. Lempuyangan – Sta. Klaten – Sta. Purwosari – Sta. Madiun – Sta. Kertosono – Sta Jombang – St. Mojokerto – Sta. Surabaya Pasarturi.

Disamping itu terdapat 25 KA penumpang yang mendukung angkutan Motis 2020 ini yaitu:
a. KA Matarmaja (Pasar Senen – Malang);
b. KA Brantas (Pasar Senen – Blitar);
c. KA Kertajaya (Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi);
d. KA Kahuripan (Kiaracondong – Blitar);
e. KA Bengawan (Pasar Senen – Purwosari);
f. KA Kutojaya Utara (Pasar Senen – Kutoarjo)
g. KA Tawangjaya (Pasar Senen –Semarang Poncol);
h. KA Kutojaya Selatan (Kiaracondong – Kutoarjo);
i. KA Serayu (Pasar Senen – Purwokerto);
j. KA Serayu (Pasar Senen-Purwokerto);
k. KA Pasundan (Kiaracondong-Surabaya Gubeng);
l. KA Gaya Baru Malam Selatan (Pasar Senen – Surabaya Gubeng);
m. KA Progo (Pasar Senen – Lempuyangan);
n. KA Kutojaya Utara Tambahan Lebaran (Pasar Senen-Kutoarjo);
o. KA Matarmaja Lebaran (Pasar Senen – Malang);
p. KA Pasundan Lebaran ( Kiaracondong – Surabaya Gubeng);
q. KA Kertajaya Lebaran (Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi);
r. KA Gajahwong (Pasar Senen – Lempuyangan);
s. KA Singasari (Pasar Senen – Blitar);
t. KA Majapahit (Pasar Senen – Malang);
u. KA Jayabaya (Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi);
v. KA Logawa (Purwokerto – Jember);
w. KA Menoreh (Semarang Tawang – Jakarta Kota);
x. KA Jaka Tingkir (Pasar Senen – Purwosari);
y. KA Jayakarta (Surabaya Gubeng – Jakarta Kota).
(Has)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here