Pangkalan Sea and Coast Guard Tanjung Uban Terus Gelar Waspam dan Patkesmar

0
186

Tanjung Uban (up2date.co.id) – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) atau Sea and Coast Guard Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menggelar kegiatan pengawasan dan pengamanan (Waspam)dan Patroli Keselamatan Pelayaran (Pateksemar) di wilayah kerja PLP Tanjung Uban.

“Kegiatan rutin ini untuk memastikan keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan pelayaran,” kata Kepala PLP Kelas II Tanjung Uban, Kepulauan Riau, Capt. Handry Sulfian kepada up2date.co.id di Jakarta, Senin (27/1/2019).

Salah satu giat Waspam yang dilakukan PLP Tanjung Uban adalah mengawal proses debarkasi dan embarkasi KM Bukit Raya di dermaga penumpang Selat Lampa, Natuna pada Minggu (26/1/2019).

Waspam debarkasi dan embarkasi kapal penumpang milik PT Pelni itu dilakukan oleh kapal patroli KN Kalimasadha di bawah komando Nico Morris Selayar.

Dari pengawal ini diperoleh keterangan jumlah penumpang turun 624 Orang. Jumlah penumpang lanjutan 144 Orang. Sedangkan jumlah penumpang naik 236 orang. KM Bukit Raya berangkat dengan tujuan Pulau Tarempa pukul 17.00 LT.

Di hari yang sama, KN Sarotama P.112 di bawah komando Putra Wardana melakukan Patkesmar ke perairan Tanjung Berakit untuk memantau kapal kargo yang lego jangkar pada posisi GPS 01-24-679 N /104-41-371 E sekitar 12.5 NM.

Kapal bernama MV Common Calypso berbedera Yunani tersebut berlayar dari Singapura menuju Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Dari hasil pemeriksaan, ternyata kapal berbobot 32.987 GT tersebut mengalami trouble engine. Setelah melakukan perbaikan kapal tersebut melanjutkan pelayaran menuju Banjarmasin,” kata Capt. Handry.

KN Sarotama juga memeriksa kapal tanker MT Edricko 2 yang labuh jangkar pada posisi GPS 01-05-861 N /104-46-356 E sekitar 13 NM dari Tanjung Berakit. Dari hasil pemeriksaan dan pendataan KN Sarotama, tidak ditemukan adanya indikasi pelanggaran oleh MT Edricko 2. Dokumen juga lengkap dan sesuai. Begitu pun pengawakan lengkap dan sesuai safe meaning, serta muatan nihil.

“Komandan KN Sarotama memerintahkan kepada nakhoda MT Edricko 2 untuk melanjutkan pelayaran sesuai pelabuhan tujuan dan tidak melakukan kegiatan berlabuh jangkar di luar area berlabuh sebagaimana yang telah ditetapkan,” ujarnya. (Has)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here