Kemenhub Sambut Positif Penerbangan Perdana Batik Air Jakarta-Makassar-Timika

0
28

Jakarta (up2date.co.id) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyambut positif penerbangan perdana (Inaugural Flight) PT Batik Air Indonesia yang merupakan rute baru penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta dan Makassar menuju Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, Papua dengan jadwal penerbangan setiap hari, Senin (28/10).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Angkutan Udara Maria Kristi Endah, Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin Ambar Suryoko, Airnav Indonesia Cabang Timika dan Perwakilan Direksi PT Lion Air Group, di Bandar Udara Mozes Kilangin.

Pada Penerbangan pertama hari ini menggunakan pesawat Batik bernomor ID-6186 lepas landas melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) pukul 00.05 WIB dan tiba di Bandar Udara Internasional Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika, Papua (TIM) pada 07.15 WIT. Untuk rute sebaliknya, Batik Air terbang dari Timika pada 07.55 WIT, menggunakan nomor ID-6187 dan mendarat di Soekarno-Hatta, Tangerang pukul 10.50 WIB.

Dalam sambutan Direktur Jenderal Perhubungan Udara yang dibacakan oleh Direktur Angkutan Udara, Maria Endah Kristi, menyampaikan bahwa penerbangan perdana ini merupakan salah satu dukungan dalam mewujudkan konektivitas di wilayah Timika, Papua sehingga mampu meningkatkan perekenomian masyarakat, hal ini terwujud atas kerjasama antara Pemerintah Pusat , Pemerintah Daerah dan pihak maskapai dalam memenuhi kebutuhan transportasi bagi masyarakat sekitar.

Saat ini PT. Batik Air telah membuka penerbangan ke 5 kota besar di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat yaitu ke Jayapura, Manokwari, Merauke, Sorong dan Timika , dengan penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta maupun transit melalui Makassar. Harapannya dengan adanya penerbangan direct mampu mempermudah aksesibilitas dan mobilitas penumpang maupun barang (kargo) melalui transportasi udara dari Papua ke daerah-daerah lain di Indonesia dan sebaliknya,” papar Kristi.

Ditempat yang berbeda, Dirjen Perhubungan Udara, Polana B Pramesti menyampaikan supaya maskapai tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan Penerbangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(Has)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here