Ini 7 Alasan Kenapa Bali Banyak Dikunjungi Turis Versi Forbes

0
32

Jakarta (up2date.co.id) – Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki daya tarik bagi wisatawan di seluruh dunia. Dengan sumber daya alam menawan, mulai dari hutan belantara yang luas, hingga keanekaragaman hayati, banyak orang di seluruh dunia ingin melihat eksotisme Nusantara.

Bali telah lama menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan dari seluruh dunia ke Indonesia. Bali, menjadi wilayah yang memiliki beberapa garis pantai paling indah di dunia. Dari perairan selancar yang tenang di Pantai Seminyak hingga Pantai Padang Padang, hingga pasir vulkanik hitam di Pantai Keramas, serta pantai Legian dan Kuta.

Majalah Forbes mengungkapkan 7 alasan kenapa Bali banyak digandrungi oleh wisatawan dunia. Berikut ketujuh alasan tersebut sebagaimana dirilis republika.co.id hari ini, Jumat (18/10/2019).

Melihat matahari, laut, dan pasir
Indonesia sebagai negara kepulauan membuat banyak orang yang datang berkunjung ke negara ini bisa menikmati pantai-pantai dengan pemandangan yang menakjubkan. Bali, menjadi wilayah yang memiliki eberapa garis pantai paling indah di dunia. Dari perairan selancar yang tenang di Pantai Seminyak hingga Pantai Padang Padang, hingga pasir vulkanik hitam di Pantai Keramas, serta pantai Legian dan Kuta.

Menemukan kebahagiaan kapanpun
Tidak ada waktu yang buruk untuk mengunjungi Bali karena cuaca yang secara konsisten hangat dan lembab sepanjang tahun. Banyak wisatawan yang lebih suka berkunjung pada musim kemarau, antara Mei dan September, di mana tingkat kelembaban cenderung berada di titik paling rendah. Meski demikian, selama Januari hingga Maret banyak tawaran yang menguntungkan untuk paket hotel dan wisata.

Ada Ribuan Pura
Anda akan melihat pura atau kuil-kuil Hindu di Bali. Pemandangan unik ini bisa dinikmati sebagai salah satu wisata kebudayaan yang jarang ditemui.

Tanah Lot, Ulun Danu, Gunung Lebah, dan Goa Lawah adalah tempat-tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Bali. Jangan lupa untuk patuhi peraturan, yaitu dengan mengenakan pakaian tradisional, yaitu sarung yang diikatkan di pinggang saat hendak memasuki area pura.

Seni dan budaya yang dinamis
Banyak pertunjukan seni, berupa tari di Bali. Di sini, tarian mengekspresikan gerakan tubuh yang penuh semangat, dengan memanfaatkan tangan, wajah, dan kaki.

Kunjungi festival atau perayaan lokal seperti Tahun Baru Bali, Bali Spirit Festival, Ubud Food Festival, Bali Art Festival, Bali Kite Festival, dan Odalan atau festival pura desa.

Jangan lupa untuk melihat koleksi patung kayu, batik, perhiasan perak buatan tangan, barang tenun, dan lukisan. Bali menjadi tuan rumah dari banyak hasil karya kerajinan seni.

Mendaki gunung berapi aktif
Gunung Agung merupakan titik tertinggi di Bali, yang menjulang dengan ketinggian lebih dari 10 ribu kaki. Pada 2017, daerah di sekitarnya mengalami hampir 850 gempa vulkanik, dengan letusan magmatik terjadi, yang tepatnya berlangsung di akhir November tahun itu.

Selain itu, Batur adalah gunung berapi aktif lain di Bali yang mengalami letusan lebih kecil setiap beberapa tahun. Untuk mencapai puncak, hanya dibutuhkan waktu dua jam bagi para pendaki menaikinya.

Kopi
Pemandangan perkebunan kopi di Bali sangat mengesankan. Produksi kopi di Bali terbesar ada di dataran tinggi Kintamani, di antara dua gunung berapi aktif, dan sebagian besar ditanam oleh petani lokal berskala kecil dan Anda bisa menikmati secangkir kopi berkualitas.

Sawah yang indah
Melihat sawah yang terhampar di Bali dengan indah seperti bersusun-susun menjadi daya tarik tersendiri. Sawah yang bertingkat, dikelilingi dengan pepohonan, serta pedesaan menjadi sangat luar biasa untuk dinikmati sambil bersantai.

Tegallalang, Jatiluwih, dan Belimbing, menjadi sawah-sawah bertingkat atau dikenal dengan rice terrace yang sangat populer dan menarik untuk dinikmati. Banyak pemandangan hijau yang bisa diabadikan saat berkunjung ke sana.(azzah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here