Pengelolaan Arsip yang Baik Salah Satu Indikator Keberhasilan Organisasi

0
166

Bogor (up2date.co.id) – Penanganan arsip yang baik merupakan salah satu indikator keberhasilan organisasi. Demikian sambutan Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Arif Toha yang dibacakan Kabag Umum dan Perlengkapan Widi Supriyanto alam Pembukaan Penyuluhan/Pembinaan Sistem Adminstrasi Perkantoran Tahap III di lingkungan Ditjend Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2019 di Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/10/2019)

Arif Toha menyampaikan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 30 Tahun 2018 tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi, bahwa pengelolaan arsip merupakan salah satu indikantor dalam penilaian kegiatan Reformasi Birokrasi.

“Maka untuk itu saya berharap kepada para pegawai di unit kerja masing-masing untuk menangani arsip dengan baik dan sungguh-sungguh sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.

Arif Toha memaparkan, peraturan tentang administrasi perkantoran selalu dinamis di setiap zaman. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya perubahan-perubahan atas dasar dan pedoman administrasi yang berlaku dalam lingkup kenegaraan maupun instansi pemerintahan lainnya.

Di lingkup Kementerian Perhubungan, pedoman dan tata cara pelaksanaan administrasi perkantoran diatur dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 95 Tahun 2016 Tentang Sistem Adminstrasi Perkantoran di Lingkungan Kementerian Perhubungan, dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 1958 Tahun 2018 Tentang Kode Klasifikasi Arsip Kementerian Perhubungan.

“Untuk itu Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melibatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada unit-unit kerjanya di seluruh Indonesia untuk mengikuti kegiatan ini, dengan tujuan agar dapat memposisikan diri untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan mengefektifkan peran ASN pada Kantor Pusat maupun di Unit Pelaksana Teknis dalam Pelaksanaan Kegiatan Administrasi Perkantoran,” ujar Arif Toha.

Untuk mencapai tujuan penyuluhan kearsipan, Ditjend Perhubungan Laut menyelenggarakan kegiatan ini dalam 3 tahap. Tahap 1 dan 2 telah diselenggarakan pada tanggal 8 – 19 Juli 2019 dengan melibatkan peserta dari Unit Pelaksana Teknis sejumlah 70 orang.

“Saya pribadi dan selaku pengarah pada kegiatan ini, merasa sangat berbahagia dengan dilaksanakannya kegiatan penyuluhan dan pembinaan ini,” kata Arif Toha.

“Satu hal yang perlu saya ingatkan, bahwa kegiatan ini hanyalah sebagai sebuah media untuk memberikan penyegaran dan pengetahuan, lebih dari itu semua tergantung kepada kemauan dan kemampuan masing-masing individu dalam menerapkan apa saja yang telah diperoleh dari pembinaan ini,” tutup Arif Toha.

Ketua Panitia Pelaksana Defi Sih Dwi melaporkan bahwa kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 35 peserta, berasal dari Direktorat/Bagian di lingkungan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perhubungan laut dan Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dibidang tata tulisan dinas, penomoran, dan pengarsipannya dengan tujuan agar dapat memposisikan diri untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan mengefektifkan peran ASN Ditjend Perhubungan Laut dalam pelaksanaan kegiatan administrasi perkantoran,” kata Defi.(has)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here