Menko Luhut Tegaskan Pengembangan Danau Toba Akan Berdayakan Masyarakat

0
88

Toba Samosir (up2date.co.id) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan dengan tegas menyatakan, terkait pengembangan pariwisata di Danau Toba, pemerintah akan selalu mendengarkan dan memberdayakan warga sekitarnya.

“Kita akan bela rakyat, rakyat pun harus diberdayakan. Jadi apabila ada komplain di sana-sini jangan pernah ragu, beritahu kita. Yang pasti semangat dari kita itu sangat baik,” ujar Luhut di sela Peresmian Kawasan Toba Caldera Resort, di Sibisa, Sumatera Utara, Senin (14/10/2019).

Terkait berkembangnya isu negatif bahwa ada upaya pencaplokan rumah warga sekitar, Menko Luhut menegaskan sikap pemerintah. “Pertanyaanya untuk apa kita ambil rumah mereka, justru kita bantu. Pemerintah mau rumah itu dikembalikan seperti aslinya, yaitu Rumah Batak, agar nanti turis bisa datang ke situ. Atau rumah itu dijadikan homestay, dan masyarakat yang terima langsung untungnya,” lanjut Luhut.

Seusai peresmian, di lokasi yang sama dilaksanakan penandatangan perjanjian kerja sama dengan 6 investor yang akan membangun resort di kawasan Sibisa. Bahkan salah satu investor telah melakukan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Luxury Glamping di hari tersebut.

Cairkan Rp 4,04 Triliun
Tahun depan pemerintah akan mencairkan anggaran sebesar Rp 4,04 triliun untuk wisata Danau Toba, ditambah lagi dengan gelontoran dana sebesar 200 juta USD dari World Bank.

Dana itu menurut Luhut akan diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata, semisal untuk pembangunan jalan, pembenahan spot-spot turis dan juga untuk proyek infrastruktur lain.

“Untuk nanti pembangunan jalan yang akan kita rancang dari Siantar sampai dengan Parapat,” katanya.

Anggaran itu, lanjut Luhut, peruntukannya akan banyak sekali, misalnya ada spot-spot turis sebanyak 39 spot yang sedang dibenahi. Lapangan terbang juga akan diperbaiki di Sibisa, Patapat.

“Grab juga masuk, SIAP masuk, OYO masuk, nanti masyarakat akan dibina. Untuk loan nya nanti bisa dipinjami dari BRI, dan sudah kita buat skemanya dengan blended finance. Nanti kita akan pantau, kalau ada yang tipu-tipu beritahu saya, biar saya ‘tumbuk’ nanti,” jelasnya.(fyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here