Kerja Sama RI-UEA Kini Fokus ke Bidang Ekonomi

0
30

Abu Dhabi (up2date.co.id) – Menko Maritim Luhut Pandjaitan dalam kunjungannya ke United Emirat Arab menyampaikan bahwa hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara dua negara akan ditingkatkan menjadi hubungan kerjasama ekonomi.

“Kedua negara selama ini telah saling mendukung diberbagai forum Internasional, tetapi sekarang saatnya bagi kita untuk fokus pada kerjasama ekonomi dan bisnis. UEA adalah salah satu investor global teratas di bidang pertanian, energi, perikanan, infrastruktur, dan produk keuangan. _Anda Sovereign Wealth Fund (US $ 828 Miliar)_ adalah yang terbesar di Indonesia Timur Tengah, dan ketiga terbesar di dunia, setelah Norwegia dan Cina,” ujar Menko Luhut saat mengadakan pertemuan dengan delegasi yang dipimpin Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA), Suhail Mohamed Al Mazrouei termasuk anggaota dari International Chamber of Commerce United Arab Emirates (ICC UAE) di Abu Dhabi, pada hari Senin (16/9) siang waktu setempat.

Menko Luhut mengatakan bahwa dalam kunjungan ini, ia disertai delagasi dalam jumlah yang bisa dibilang besar.

“Kunjungan ini sebagai respon dari kunjungan Putra Mahkota Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan dua bulan lalu. Hubungan kedua negara saat ini jauh lebih baik daripada sebelumnya. Presiden juga mempunyai hubungan yang sangat baik dengan Putra Mahkota. Kunjungan kali ini saya didampingi oleh delegasi yang bisa disebut besar, sekitar 45 orang, ini jarang sekali terjadi. Para anggota delegasi saat ini sedang melakukan pembicaraan dan kita berharap hasilnya bisa kita dapat tidak lama lagi,” ujarnya.

Delagasi yang datang bersama Menko Luhut antara lain adalah dari usaha milik negara Pertamina, PLN, PJB, Wijaya Karya, Waskita Karya, Jasa Marga, SMI, Inalum, serta beberapa sektor swasta. Mereka melakukan pembicaraan kerjasama ekonomi dengan rekan kerja dari negara UEA yang hasil pembicaraannya diharapkan bisa diketahui dalam waktu yang tidak lama.

Menko Luhut menjelaskan pentingnya peran UEA, yaitu Dubai dan Abu Dhabi dengan peran yang strategis di Timur Tengah. “Konektivitas dan pusat ekspor. Jadi ini merupakan kepentingan kami untuk mengembangkan kerja sama perdagangan yang lebih dekat dengan UEA agar kami produk untuk mendapatkan lebih banyak akses pasar secara global,” katanya.

Juga turut serta perwakilan dari pemerintah, kementerian Kementerian Agama, Kementerian Agama RI, Pertanian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara yang membidangi bidang yang sama seperti pertanian, toleransi beragama program, dana kekayaan negara, dan infrastruktur pengembangan.

“UEA aktif terlibat dalam masalah strategis seperti menyebarkan toleransi dan memerangi radikalisme. Sistem pendidikan di UEA adalah bagian dari kesuksesan UEA di bidang itu. Kami berharap untuk bekerja dengan UEA melalui pertukaran dan kerja sama di bidang pendidikan,” kata Menko Luhut dalam pertemuan dengan mitra dialognya.

Pada kesempatan itu Menko Luhut mengundang para investor untuk menanamkan modalnya di bidang pariwisata, di proyek _brownfield_, industri pertahanan, _fintech_, sarana publik (seperti rumah sakit, sekolah) dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here