Direktorat Keselamatan KA Gelar Bimtek Keselamatan Perlintasan Sebidang

0
18

Malang (up2date.co.id) — Direktorat Keselamatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menggelar bimbingan teknis (bimtek) bidang rekayasa dan peningkatan keselamatan di perlintasan kereta api di Malang, Jawa Timur, Selasa (27/8).

“Dalam penyelenggaraan perkeretaapian saat ini masih terdapat beberapa kendala. Salah satunya adalah masih sering terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang,” kata Direktur Keselamatan Perkeretaapian Zamrides.

Bimbingan teknis ini mengambil tema “Teknik Penilaian dan Evaluasi Kondisi Perlintasan Sebidang dalam Rangka Peningkatan Keselamatan, melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor. 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang Antara Jalur Kereta Api dengan Jalan.”

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian bahwa secara prinsip perpotongan antara jalur kereta api dengan jalan dibuat tidak sebidang, namun perpotongan sebidang dapat dilakukan dengan beberapa kriteria dan harus mendapatkan izin dari pemilik prasarana perkeretaapian dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

Dalam upaya peningkatan keselamatan ini, peran aktif Pemerintah Daerah untuk meningkatkan standar keselamatan khususnya di perlintasan sebidang, sangat penting. Pemerintah Daerah juga diharapkan dapat mengevaluasi permasalahan kondisi perlintasan sebidang berupa kelengkapan infrastruktur, serta geometrik pada perlintasan sebidang.

“Permasalahan kondisi di perlintasan sebidang ini perlu kita evaluasi,” kata Zamrides.

Sementara itu Kasubdit Rekayasa dan Peningkatan Keselamatan Perkeretaapian Prayudi mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk bimbingan teknis rekayasa dan peningkatan keselamatan perkeretaapian kepada pemerintah daerah yang wilayahnya di lalui jalur kereta api.

“Diharapkan bisa menjadi bekal masing-masing pemerintah daerah dalam bertukar pikiran dan menyampaikan pokok-pokok pikiran dalam memperkaya pengetahuan kita tentang teknik penilaian dan evaluasi kondisi perlintasan sebidang,” kata Prayudi. (Fyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here