Kemenhub Serahkan Sertifikat BST Kepada 104 Peserta Diklat BP2IP

0
13

Jakarta (up2date.co.id) –  Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Pelabuhan Tanjung Priok Kementerian Perhubungan, Amiruddin menyerahkan sertifikat Basic Safety Training (BST) untuk 104 orang peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) BP2IP di Jakarta, Senin (5/8).

“Saya ucapkan selamat kepada para peserta diklat yang dinyatakan lulus sehingga berhak mendapatkan sertifikat BST, Buku Pelaut Merah, dan Sertifikat Kecakapan Rakyat,” kata Amiruddin.

Selain sertifikat BST, KSU Pelabuhan Tanjung Priok juga menyerahkan Buku Pelaut Merah Sertifikat MPR (Mualim Pelayaran Rakyat ) untuk bagian deck dan Sertifikat JMPR (Juru Motor Pelayaran Rakyat ) untuk bagian mesin.

Berbagai sertifikat yang diserahkan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Mauk, Tangerang yang diselenggarakan pada akhir Desember 2018 lalu dalam diklat program pemerintah Mualim Pelayaran Rakyat (MPR) dan Juru Mudi Pelayaran Rakyat (JMPR).

Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut atas diterbitkannya Surat Edaran Dirjen Perhubungan Laut No UM.003/106/7/DJPL-18 tanggal 30 November 2018 tentang Pelaksanaan Sertifikasi dan Buku Pelaut Kapal Penangkap Ikan, Kapal Layar Motor/Kapal yang Dibangun Secara Tradisional.

“Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok mengirim peserta para ABK Service Boat dari Kade ARSA untuk mendapatkan pelatihan khusus seperti Crowd Manajemen Training, Crisis Manajemen and Human Behavior Training, BST Kapal Tradisional (keadaan darurat, penyelamatan diri, pemadaman api dan penanganan medis) serta materi lain baik teori maupun praktek yang diberikan oleh dosen dan instruktur yang profesional dari BP2IP Tangerang,” kata Amiruddin.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini, para peserta ABK Service Boat mendapatkan pembekalan dalam mengoperasikan/penanganan kapal sesuai standar keselamatan pelayaran.

“Dengan adanya program pemberdayaan masyarakat ini, ke depan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok mencanangkan setiap kapal yang beroperasi di wilayah kerjanya harus terdaftar dan diawaki oleh ABK yang bersertifikat guna menunjang program pemerintah dalam memastikan terwujudnya keselamatan pelayaran,” kata Amiruddin.

Pada kesempatan ini juga Amiruddin mengumumkan peluncuran lagu Mars Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok dengan judul “Mantap KSU Tanjung Priok”.

Amiruddin juga memberikan ucapan selamat kepada Tim kreasi Jingle Perhubungan Laut, sehingga mampu menyabet penghargaan sebagai mendapatkan juara ke-2.

“Kedepannya kita harus mendapatkan juara pertama kreasi lagu jingle Perhubungan laut,” tuturnya.

Dalam waktu dekat Amiruddin juga menyampaikan bahwa KSU Pelabuhan Tanjung Priok akan melakukan soft launching Masa Layar dari manual ke online, pendaftaran buku pelaut keliling, dan masa layar kelililng yang akan dilaksanakan di 5 lokasi yaitu di Pertamina, STIP, BP3IP, BP2IP Mauk, dan Kantor Imigrasi Tanjung Priok.(fyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here