UPP Brondong Sumbangkan Ratusan Life Jacket untuk Nelayan

0
36

LAMONGAN (up2date.co.id) – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Brondong, Lamongan, Jawa Timur memberikan sedikitnya 110 life jacket kepada para nelayan yang beroperasi di Lamongan, Kamis (4/4).

Kepala KSOP Kelas III Brondong Agust Ferry Satriyo mengatakan, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, UPP Brondong berupaya terus menumbuhkan kesadaran bersama baik dari regulator, operator, awak kapal juga para nelayan tentang betapa pentingnya keselamatan pelayaran.

IMG-20190404-WA0011

“Kegiatan hari ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pentingnya keselamatan pelayaran khususnya bagi kapal-kapal pelayaran rakyat dan kapal nelayan yang beroperasi di perairan Lamongan,” ujarnya.

Menurut Agust, salah satu bentuk kesadaran terhadap keselamatan pelayaran adalah memakai life jacket atau baju pelampung pada setiap kali berlayar.

IMG-20190404-WA0015

“Saya minta life jacket yang sudah dibagikan ini dipakai setiap kali berlayar. Jangan dinawa dan di simpan di rumah. Apalagi sampai dijual atau di simpan di lemari biar awet dan gak cepat rusak. Biarkan cepat rusak juga karena fungsi life jacket memang untuk menjaga keselamatan kita saat berlayar,” katanya.

Menurut Agust, bantuan 110 life jacket yang dibagikan hari ini hanya tahap awal. Segera setelah bantuan life jacket dari kantor pusat Ditjen Hubla datang akan dibagikan kembali kepada para nelayan yang masih belum mendapatkan.

IMG-20190404-WA0017

Agust berharap, pemberian bantuan life jacket tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama untuk menciptakan zero accident di Pelabuhan Brondong.

Pada kesempatan itu Agust juga menyampaikab bahwa UPP Brondong telah menerbitkan dan sekaligus menyerahkan sekitar 1700 pas kecil untuk kapal berukuran di bawah 7 GT dan 925 pas besar untuk kapal-kapal yang lebih besar.

IMG-20190404-WA0012

“Kami juga masih terus melakukan pengukuran  kapal dan saat ini ada sekitar 145 pas kecil yang masih dalam proses pembuatan dan segera diserahkan kepada para pemilik kapal di bawah 7 GT,” tutup Agust. (Fyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here