Kemenhub Tandatangani Perjanjian Sewa di Terminal Cirebon

0
109

CIREBON (up2date.co.id) – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melakukan kerja sama pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) yang berlokasi Terminal Hardjamukti, Cirebon, Jawa Barat, dengan para pihak, Jumat (29/3/2019).

“Saat ini pemerintah sedang giat-giatnya mendorong pengoptimalan Barang Milik Negara (BMN), hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui sewa pada BMN kepada pihak lain,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi.

Pelaksanaan kerjasama dengan sistem sewa dilakukan terhadap BMN yang sudah jelas status kepemilikan asetnya. Hal tersebut dilakukan dengan berpedoman pada Peraturan Kementerian Keuangan No 57 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Sewa Barang Milik Negara (BMN).

Kerja sama ini dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan BMN juga untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi terminal serta menghindari penyalahgunaan pemanfaatan terminal. “Diharapkan dengan skema ini dapat meningkatkan pemasukan kepada negara melalui PNBP,” ucap Dirjen Budi saat menyampaikan sambutannya di depan para penyewa kios di terminal yang hadir.

Pelaksanaan perjanjian sewa BMN saat ini dilaksanakan terhadap 40 objek BMN dengan klasifikasi 38 kios, 1 unit area khusus PO Bhinneka dan 1 unit pencucian bus di Terminal Penumpang Tipe A Harjamukti Cirebon.

Untuk mempercepat proses pengusulan sewa selanjutnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 71 tahun 2018 tentang Pelimpahan Sebagian Wewenang dan Tanggung Jawab Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di Lingkungan Kementerian Perhubungan, untuk nilai perolehan dibawah 5 Milyar pengusulan sewa dan pelaksanaannya akan dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Provinsi Jawa Barat yang berkoordinasi dengan kantor wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) setempat. Sementara kewenangan dengan nilai perolehan diatas 5 Milyar akan dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama di Terminal Tipe A Harjamukti Kota Cirebon tersebut dilakukan oleh Kepala BPTD Wilayah IX Provinsi Jawa Barat Agung Rahardjo dan perwakilan penyewa dengan disaksikan oleh Dirjen Budi.

Dirjen Budi menyatakan bahwa Ditjen Hubdat diminta untuk menghasilkan keuntungan untuk kepentingan negara salah satunya melalui penyewaan lahan terminal tipe A, sama seperti penyewaan di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo sebelumnya. “Saya juga ingin para penyewa menjaga terminal ini, karena ke depannya akan menjadi terminal yang megah dan kita akan buat ramai dengan pengunjung,” tambahnya.

“Terminal itu bukan rumah, terminal adalah tempat kita bekerja dan mencari nafkah. Maka selayaknya kita berpakaian sopan saat berangkat ke terminal untuk menjalankan usaha. Saya juga berterima kasih kepada para penyewa, karena sudah berkontribusi terhadap keuangan negara mudah- mudahan bermanfat untuk banyak orang,” demikian pesan Dirjen Budi kepada penyewa. Dirjen Budi juga menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang aktif mendorong terminal lainnya untuk ikut menyewakan lahannya untuk menarik minat banyak pengunjung maupun penyewa.

Dalam penandatanganan sewa kios tersebut, hadir antara lain Direktur Prasarana Transportasi Jalan M. Risal Wasal, Direktur Utama DAMRI, Perwakilan Jasa Raharja Cirebon, dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, serta para penyewa di lingkungan Terminal Penumpang Tipe A Harjamukti Kota Cirebon.(fyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here