Begini Cara Menikmati Kopi Solok Radjo

0
30

JAKARTA (up2date.co.id) – Indonesia sudah terkenal ke manca negara sebagai surga kopi. Bagi para penikmat kopi, Indonesia menjadi salah satu tempat pavorite mereka untuk merasakan sensasinya berbagai varian kopi.

Salah satu kopi yang saat ini sedang ngehits di kalangan penikmat kopi adalah Solok Radjo.

“Yang membedakan rasa kopi Solok Radjo ini dari kopi lainnya pada rasa fruity-nya (buah) yang begitu segar dan rasa herbal,” kata Teuku Firmansyah dari Koperasi Petani Kopi Solok Radjo saat berpameran di Expo BI, beberapa waktu lalu.

Tentu, ada rasa pahitnya meski tidak kuat. Dibandingkan kopi Rinjani dan Gayo, Solok Radjo ini memiliki kekentalan yang lebih rendah. Kopi Gayo terkenal body-nya yang tebal.

Untuk menikmati kopi ini bisa langsung membeli yang sudah jadi dalam kemasan atau meracik sendiri.

Bagi yang hobi meracik dan menyeduhnya sendiri, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan agar rasa kopi Solok Radjo tetap terjaga dan nikmat.

Cobalah meracik kopi Solok Radjo di rumah ini dengan metode seduh manual menggunakan dripper V60. Rasio kopi dan air 1:12.

Biji kopi yang dipakai 15 gr dan air seduhnya 180 ml. Suhu air pakai 90 derajat Celcius.

Langkah pertama, biji kopi Solok Radjo digiling manual. Bubuk kopinya agak kasar agar variasi rasa dan aroma tetap terjaga.

Langkah kedua, memasukkan bubuk kopi yang sudah digiling ini ke dripper yang sudah dilapisi kertas penyaring V60. Sebelum bubuk kopi dimasukkan, kertas penyaring ini dibasahi air panas terlebih dahulu untuk menghilangkan bau kertas ke kopi.

Langkah ketiga, proses blooming atau pelepasan gas-gas dari sel-sel kopi. Blooming ini berarti menuangkan air panas kurang lebih 30 ml untuk kemudian didiamkan selama 45 detik.

Setiap sel-sel pada bubuk kopi memiliki gas yang bisa menghambat masuknya air panas ke sel kopi itu. Akibatnya, rasa kopi yang keluar menjadi tidak maksimal karena air beradu dengan gas pada sel kopi tersebut.

Blooming menjadi penting karena dia melepaskan gas-gas yang ada di kopi sebelum proses penyeduhan berikutnya. Soal periode waktunya, ada bisa 30 detik, 45 detik, atau 1 menit.

Langkah keempat, setelah blooming lakukan penyeduhan tahap kedua yakni menuangkan air panas hingga 90 ml. Tahap ini penting untuk mengeluarkan rasa asam segar (buah, bukan rasa masam yang tidak enak).

Kemudian diamkan hingga 20 detik dan dilanjutkan dengan penyeduhan ketiga atau terakhir hingga 180 ml. Proses ini penting karena rasa manis, pahit, dan sensasi earthy kopi muncul.

Kopi Solok Radjo pun selesai dibuat kurang dari tiga menit. Rasa yang dihasilkan sangat asyik. Rasa lemon (buah) segar sangat terasa, ada pahit tipis, dan sedikit aroma herbal/sayuran.
Rasa kopinya balance antara asam dan pahit. Kompleksitas rasa juga terasa dengan variasi sensasi rasa buah, pahit, dan sayur.

Tentu, proses penyeduhan menentukan rasa dan aroma yang muncul dari kopi Solok Radjo ini. Ingat, metode penyeduhan sangat banyak dan setiap penikmat kopi memiliki gaya sendiri dalam menyeduh sehingga hasil seduhannya pun berbeda.

Selamat menikmati kopi Solok Radjo…
(Azzah/sumber: republika.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here