Syahbandar Utama Tanjung Priok Latih Para Perempuan Duta Anti Korupsi

0
118

JAKARTA (up2date.co.id) – Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menggelar pelatihan terhadap para pelatih atau Training of Trainer Saya Perempuan Antik Korupsi (ToT-SPAK) hari ini, Selasa (19/3/2019) di Hotel Salak Tower, Bogor, Jawa Barat.

Pelatihan perempuan anti korupsi yang mengambil tema “Bergerak Bersama Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok serta Mitra Kerja dalam Melawan dan Mencegah Korupsi” dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Wahyu Satrio Utomo mewakili Menteri Perhubungan.

“Kekuatan perempuan akan memberikan kontribusi yang luar biasa bagi upaya perlawanan terhadap korupsi, khususnya dalam pencegahan korupsi. Untuk itu, melalui ToT ini kami berharap dapat melahirkan perempuan-perempuan yang mampu menjadi duta anti dan pencegahan korupsi sejak dari lingkungan rumah tangga, kantor, dan lingkungan sosial ” kata Kepala Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok M Amirrudin di sela acara ToT-SPAK tersebut.

Amirrudin mengatakan, perempuan adalah salah satu kekuatan bangsa untuk melakukan pencegahan korupsi baik melalui perannya sebagai ibu, sebagai istri, maupun perannya dalam organisasi wanita atau perannya sebagai pofesional.

Menurutnya, kegiatan ToT-SPAK ini tentunya juga diharapkan menjadi sumber pengetahuan bagi perempuan-perempuan Indonesia tentang bahaya perilaku koruptif dan bagaimana mencegahnya.

“Sehingga dimasa yang akan datang diharapkan mampu merubah budaya generasi penerus kita yang semula permisif menjadi intoleran terhadap perilaku koruptif,” tuturnya.

Amirrudin mengaku kegiatan ini sebagi tindak lanjut dari amanat Menteri Perhubungan dan arahan dari Direktur Jenderak Perhubunga  Laut agar setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan di seluruh Indonesia segera melakukan upaya-upaya pencegahan praktik korupsi di lingkungan kerjanya masing-masing dengan melibatkan kaum perempuan, baik sebagai staf maupun ibu rumah tangga.

“Makanya kami sengaja memelopori kegiatan seperti ini. Apalagi Tanjung Priok adalah barometer pelabuhan nasional dan bahkan dunia,” ujarnya.

“Peserta yang ikut ToT juga bukan hanya karyawan perempuan dan istri pejabat Syahbandar Tanjung Priok, melainkan ada juga dari sub sektor perhubungan lainnya, bahkan mitra-mitra kerja seperti PT Pelindo II dan mitra kerja lainnya,” tutup Amirrudin. (Fyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here